CARA PANDANG

Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 2 Februari 2021

Bacaan: Roma 8:28
“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

Ilustrasi/Pixabay.Com

Renungan:
Seorang pria duduk di ruang kerjanya, lalu menulis tentang pengalamannya di sepanjang tahun itu.

“Tahun ini saya harus melakukan operasi untuk mengeluarkan batu di ginjal saya. Di tahun yang sama, saat saya tepat berusia 60 tahun, saya harus keluar dari perusahaan yang sudah mempekerjakan saya selama puluhan tahun. Di tahun ini pun saya harus kehilangan papa saya. Masih di tahun yang sama, keluarga saya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mobil saya rusak parah. Sungguh ini merupakan tahun yang buruk.”

Sesudah selesai menulis, ia keluar dari ruangannya.

Tidak lama kemudian, isterinya masuk dan melihat tulisan suaminya tersebut. Sambil tersenyum, sang isteri menulis di secarik kertas, “Tahun ini, saya sangat bersyukur karena tak perlu lagi merasakan sakit pada perut karena batu itu sudah diangkat. Tahun ini saya berterima kasih kepada Tuhan karena bisa pensiun dengan kondisi yang sehat dan saya bisa fokus menggunakan waktu yang ada untuk mengembangkan bisnis sendiri. Masih di tahun yang sama, saya mengucap syukur kepada Tuhan karena memanggil papa ke rumah Bapa tanpa kondisi yang kritis. Di tahun ini pun, Tuhan melakukan mujizat-Nya, saya kecelakaan, namun nilainya tak seberapa karena Tuhan masih menjaga kami dari kecelakaan maut. Ini sungguh merupakan tahun yang luar biasa. Terima kasih Tuhan.”

Kertas itu lalu diserahkan kepada suaminya. Sang suami terdiam ketika membacanya dan tanpa disadarinya air matanya pun menetes.

Apa yang sudah kita hadapi di masa pandemi covid 19 ini? Mungkin kita telah melalui banyak hal yang menyakitkan. Tetapi tentu kita juga merasakan kasih dan kebaikan Tuhan.

Jika hari ini kita masih bisa membaca dan mendengarkan renungan ini dalam keadaan sehat, bukankah itu merupakan suatu anugerah? Ya, Tuhan memang mengizinkan badai, tapi di saat yang sama, Ia juga melimpahkan penyertaan-Nya yang sempurna.

Oleh sebab itu, mari miliki cara pandang yang benar, bahwa apa pun musim kehidupan yang harus kita lalui, Tuhan tetap memberi kekuatan sehingga kita bisa terus berdiri untuk menyongsong hari esok dengan langkah pasti. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau senantiasa menyertaiku dalam masa pandemi ini. Walau aku begitu banyak mengalami masalah dan kehilangan, tetapi aku bersyukur masih memiliki Engkau Sang Sumber Kekuatanku. Tuhan Yesus, peluklah aku agar hatiku tenang untuk tetap melangkah menyongsong hari esok. Amin. (Dod).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *