BATU PIJAKAN

Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 5 Januari 2021

Bacaan: Markus 6:3 Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.

Ilustrasi/Pixabay.com

Renungan:
Steven Spielberg adalah sutradara genius Hollywood yang telah menghasilkan banyak film terkenal seperti: Jaws, Indiana Jones, Jurasic Park, Tintin hingga Transformer.

Tahukan anda bahwa orang sehebat itu ternyata dahulunya hanyalah anak biasa yang tidak menonjol di antara teman-teman sekolahnya. Steven di masa kecilnya hanya anak sederhana yang tidak dikenal di sekolah dan pergaulannya.

Teman-teman satu sekolahnya tidak ingat bahwa Steven Spielberg pernah menjadi teman satu sekolah mereka dahulu. Steven baru melejit menjadi tokoh dunia setelah ia mencetak rekor untuk film-film yang dibuatnya.

Yesus ketika turun ke bumi, memilih masuk ke dalam keluarga Yusuf dan Maria. Ia tumbuh besar selayaknya anak-anak pada umumnya. Sedemikian tidak menonjolnya Yesus, sampai orang terheran-heran ketika Yesus memulai karya pelayanan-Nya.

Yesus seperti muncul entah dari mana. Tiba-tiba saja muncul sesosok pria penuh kuasa berjalan dari desa ke desa, dari kota ke kota. Ia mengajar banyak orang, melakukan mujizat dan tanda-tanda heran lainnya. Keheranan seperti ini bisa diterima akal karena baik Yusuf maupun Maria adalah orang-orang biasa.

Jangan sedih bila hari ini orang-orang tidak menghargai kita karena catatan masa lalu kita yang kurang meyakinkan atau pendidikan kita yang rata-rata dan latar belakang keluarga kita yang tidak istimewa.

Orang biasa di masa lalu sehingga kapasitas kita hari ini diragukan. Kita yang di masa lalu, sudah berhenti di masa kini. Namun kita di hari ini adalah kita yang akan melanjut ke masa depan.

Tidak ada yang perlu dijelaskan atau diklarifikasi kepada lingkungan sekitar. Jika mereka benar-benar mengasihi kita, mereka akan menerima kita apa adanya.

Jangan terganggu dengan profil masa lalu, fokuslah membangun prestasi hari ini. Pengakuan akan datang di waktu yang tepat. Bila tidak di sini, mungkin dari tempat lain, di level yang lebih baik. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, aku percaya Engkau punya alasan memberiku cerita masa lalu. Semoga cerita masa laluku akan menjadi batu pijakan bagiku untuk melompat menuju masa depan yang penuh berkat dan memberkati. Amin. (Dod).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *