Mengobrol dengan Musisi Didiek SSS (episode terakhir): Tugas Orangtua yang Paling Berat

Obrolan saya dengan Mas Didiek SSS tentang musik dan talenta bermusik, sebenarnya sudah cukup. Masih ada pencerahan dari Mas Didiek.  

KELUARGA DIDIEK SSS

Mas Didiek mau berbicara tentang bagaimana orangtua mendampingi anak-anaknya. Waah ini soal parenting. Dan sangat menarik. Jangan tidak disimak ya!

Pasangan Aloysius Didiek Yun Edy Warsito SH dan Drg Claudine Cherie menikah di Jakarta pada 27 Februari 2000. Pasangan ini dikarunia anak setelah tujuh tahun usia perkawinan. Pada 11 Januari 2007, lahirlah Benedicta Lourdes Callista.  

Didiek SSS ingin berbagi pengalaman dalam membesarkan dan mendidik putri semata wayangnya.

Nah, pembaca yang budiman, berikut Mas Didiek menuturkan refleksi batinnya tentang bagaimana membesarkan, mendidik, dan mendampangi seorang anak.

Saya melihat selama ini, bukan salah ya, ini belajar dari pengalaman iman, dari dulu sampai sekarang, orangtua hanya berpikir bagaimana menyekolahkan anak setinggi-tinginya. Itu memang benar.

Sebenarnya, tugas yang paling berat adalah memberi contoh pada anak. Itu yang paling berat. Orangtua tidak pernah berpikir sejauh itu.

CALLISTA DALAM ACARA HEBATNYA DI KECIL DI TELEVISI
Foto: Dokumen Pribadi

Bagaimana kita memberi contoh tentaEng ketaatan kita pada Tuhan, takut akan Tuhan, menjaga kasih, dan menghargai orang lain.

Dan saya, maaf, Callista melihat kehidupan kami, orangtuanya sampai pada satu titik, bahwa setiap hari kami berdoa Rosario dan membaca Kitab Suci. Saya menjaga sopan-santun. Tidak mengeluarkan kata-kata tidak baik. Inilah perjuangan orangtua dan ini yang dibutuhkan oleh anak.

Yang paling berat memberi contoh. Dan Callista mendapat contoh dari kedua orangtuanya yang seperti itu semuanya.

DIDIEK SSS DAN CALLISTA MELAYANI DI GEREJA
Foto: Dokumen Pribadi

Saya berkata pada Callista, kamu setinggi apapun jangan pernah menjadi orang yang merasa paling pinter. Tetap kamu kasihi orang yang susah. Hidup kita penuh dengan cinta kasih.

Ini renungan kita semua. Mari kita saling mendoakan.

Tuhan Yesus selalu menyertai kehidupan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *