Mengobrol dengan Musisi Didiek SSS: Gunung Meletus pun ada Nadanya. Tanya Callista …

Di Episode yang lalu, Musisi Didiek SSS, yang selalu tampil duet dengan Putrinya, Lourdes Callista mengatakan, tidak akan membawa-bawa anak atau saudara, jika ia tidak bisa bermain musik dengan bagus.

Woo itu benar..

Ada alasan kok, mengapa Didiek semakin cocok berduet dengan putrinya sendiri, Lourdes Callista.

Di Episode 4 ini, saya akan membahas talenta yang luar biasa yang dimiliki Callista. Apa itu?

CALLISTA USAI MENERIMA KOMUNI PERTAMA
Callista usai menerima komuni pertama di Gereja St Antonius Padua didampingi Papa Didiek dan Mama Claudine
Foto: Dokumen Pribadi

Mas Didiek SSS, papa Callista menunjukkan video, bagaimana putrinya itu, sejak usia 5 tahun mampu membidik nada dengan tepat. Pada saat Mas Didiek membunyikan nada apapun di tuts piano, Callista dapat menyebutkan nama nada dengan tepat. Tepat 100 %.

Bukan hanya nada alat musik, Callista menyebutkan nama nada dari satu benda yang dibunyikan. Misalnya gelas. Ting…Callista menyebut satu nada, lalu papanya mengecek di tuts piano. Yaaa, tepat 100 %. Luar biasa.

DI ANTARA MUSISI JAZZ SENIOR
Callista tampil di panggung bersama para musisi jazz senior Indonesia
Foto: Dokumen Pribadi

Kemampuan Callista dalam menebak suatu nada dengan tepat itu di dunia musik disebut perfect picth.

Saya membuka Wikipedia. Dijelaskan, perfect picth adalah kemampuan untuk mengenal suatu nada dengan namanya tanpa bantuan suatu nada rujukan, atau kemampuan menghasilkan suatu nada (misalnya menyanyi dengan nada tinggi dengan benar tanpa bantuan nada rujukan).

MEMBERI BUNGA KE PRESIDEN JOKOWI
D
alam perayaan Hari Anak Nasional, Callista berkesempatan ditunjuk untuk memberi bunga kepada Presiden Jokowi
Foto: Dokumen Pribadi

Beberapa musisi yang mempunyai kemampuan perfect pitch, misalnya Wolfgang Amadeus Mozart, Franz Liszt, Frederi Chopin, dan Ludvig van Bethoven.

Para musisi ini mempunyai kemampuan yang sempurna dalam menyebutkan suatu nada tanpa bantuan suatu nada rujukan.

Callista mempunyai kemampuan seperti itu.

Pada umumnya, dijelaskan oleh Didiek SSS, orang bisa menyebutkan nada dengan benar terbatas pada satu oktaf  (dari do ke do’). Callista dengan tepat mampu menyebutkan nama nada sampai 6 oktaf yang tersedia di piano.

Tidak hanya menyebutkan nama satu nada, Callista mampu menyebutkan tiga nama nada yang dipencet atau dibunyikan bersamaan, atau achord.  

Bunyi tuts piano yang hanya tik atau tek, seolah-olah tidak bernada pun Callista mampu menyebutkan nama nadanya dengan tepat 100 % benar.

Kemampuan itu di atas rata-rata musisi. Langka. Itu yang disebut absolut pitch. Tidak sempurna lagi, tetapi mutlak.

Callista, menurut Didiek SSS, jika dia menjadi konduktor orchestra, tidak perlu menggunakan nada dari alat musik untuk mencari nada dasar. Dia cukup memakai mulut sendiri untuk mengucapkan nada yang dimaksud. “Konduktor biasa pakai piano. Callita tidak perlu pakai piano. Begitu saja, Callista sudah Nge-tune sendiri,” kata Didiek.

Nah, boleh percaya boleh tidak, andai Callista mendengar suara gunung meletus, ia bisa menyebutkan nama nada yang dihasilkannya. Kemampuannya dalam menebak nada tidak lagi sempurna. Di atas itu, yaitu absolute atau mutlak. Benar 100 %.

Nah, ayuk kita simak, betapa sempurna dan mutlaknya kemampuan Callista dalam menebak suatu nada?  

CALLISTA PERFECT DAN ABSOLUTE PICTH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *