BERI AKU KEKUATAN

Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 11 Juli 2020

Bacaan: Ibrani 12:15 “Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.”

Renungan:
Suatu ketika selesai membimbing retret, seorang ibu peserta retret memberi kesaksian bahwa sikap suaminya tidak bisa memberi kenyamanan bagi dirinya dan anak-anaknya. Hal ini berlangsung selama bertahun-tahun. Semua doa sudah dijalankan oleh sang ibu, tapi tidak ada perubahan dalam diri sang suami. Akhirnya ibu tersebut mengubah doanya. Ia berdoa, “Tuhan beri aku kekuatan untuk mengasihi suamiku, walau dia telah menyakitiku.” Perlahan namun pasti, ada perubahan dari sikap sang suami.
Seringkali dalam hidup ini kita mengalami peristiwa yang sering mengecewakan baik dari orang-orang yang terdekat dengan kita atau dari masyarakat sekitar. Kita tidak bisa mengubah mereka, mungkin yang harus kita lakukan adalah mengubah diri kita sendiri.
Marilah kita undang Roh Kudus untuk masuk dalam hati kita. Pertama-tama untuk mengubah hati dan diri kita agar kita dapat mengampuni siapapun yang pernah mengecewakan kita. Kita bisa berdamai dengan diri kita. Kita lepaskan penyesalan yang ada dalam diri, yang mungkin tidak bisa menerima keberadaan diri kita dan masalahnya. Lalu kita berikan kesempatan pada Tuhan untuk mulai bekerja menyelesaikan persoalan hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, jamah hatiku, hancurkan semua kekerasan hatiku yang selama ini mengikat diriku akibat perlakuan orang-orang di sekitarku yang sering mengecewakanku. Jangan biarkan akar kepahitan bertumbuh subur dalam hatiku yang pada akhirnya akan menimbulkan kehancuran dan kecemaran dalam diriku dan orang lain. Amin. (Dod).

Ilustrasi
Foto: Anton/Thetungkem.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *